Rabu, 17 Oktober 2018


ISU DALAM ANALISIS SISTEM ( ETIKA DAN PROFESI TIK )

Definisi Analisis Sistem
Penguraian dari suatu Sistem Informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.
Tahap analisis merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan di tahapan ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya
Hasil dari analisis sistem adalah:
laporan yang dapat menggambarkan sistem yang telah dipelajari dan diketahui bentuk permasalahannya serta rancangan sistem baru yag akan dibuat atau dikembangkan.

* Tujuan Analisis Sistem
- Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada fungsi manajerial di dalam
   pengendalian pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan
- Membantu para pemngambil keputusan
- Mengevaluasi sistem yang telah ada

* Langkah-langkah
1. Mengidentifikasi masalah
- Mengidentifikasi penyebab masalah
2. Analisis sistem
- Mengidentifikasi solusi dari masalah
3. Analisis Kebutuhan
- Mengidentifikasi data apa dan proses apa yang dibutuhkan pada sistem baru.
- Menentukan kebutuhan fungsional dan non-fungsional dari sistem baru.


Contoh Kasus (Sistem Informasi Rawat Jalan Poliklinik Merdeka):

1. Identifikasi Masalah
Permasalahan yang terjadi di Poliklinik Merdeka sebagai berikut:
- Data-data yang disimpan di poliklinik masih berjalan manual, padahal Kebutuhan
akan data-data pasien rawat jalan, rekam medis pasien serta dokter yang menangani
tiap pasien meningkat
- Sistem yang dijalankan belum sepenuhnya membantu pekerjaan, karena kebutuhan akan
data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan (availability) belum bisa
terpenuhi
- Penyediaan data yang banyak menyebabkan overload data dan informasi kurang

2.Analisis sistem
- Penyimpanan data dalam bentuk kertas atau manual menimbulkan resiko yang cukup
   besar, seperti kebakaran, rusak atau bencana alam yang bisa mengakibatkan
   data-data penting itu hilang, sehingga diperlukan sistem yang bisa menyimpan data lebih        aman.
- Kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan
   (availability) menjadi alasan utama untuk penyediaan informasi yang akurat.

3. Anaisis kebutuhan
Data yang dibutuhkan
Data yang dibutuhkan dalam pengembangan Sistem Informasi ini adalah :
- Data Pasien                : nama pasien, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir, agama, golongan darah.
- Data Dokter               : nama dokter, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir.
- Data Obat                  : nama obat, jenis obat, aturan pakai, harga
- Data Admin/Petugas : nama petugas, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir.
- Data Pemeriksaan     : data pasien, data dokter, keluhan, diagnosa,perlakuan/pemeriksaan, data obat
- Data Biaya                : data pasien, pemeriksaan, total harga obat






RANGKUMAN

 Langkah-langkah :

1. Mengidentifikasi masalah
- Mengidentifikasi penyebab masalah
2. Analisis sistem
- Mengidentifikasi solusi dari masalah
3. Analisis Kebutuhan
- Mengidentifikasi data apa dan proses apa yang dibutuhkan pada sistem baru.
- Menentukan kebutuhan fungsional dan non-fungsional dari sistem baru.
Identifikasi masalah
-Data-data yang disimpan di poliklinik masih berjalan manual, padahal Kebutuhan
   akan data-data pasien rawat jalan, rekam medis pasien serta dokter yang menangani
   tiap pasien meningkat
- Sistem yang dijalankan belum sepenuhnya membantu pekerjaan, karena kebutuhan akan
  data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan (availability) belum bisa
  terpenuhi
- Penyediaan data yang banyak menyebabkan overload data dan informasi kurang

  Analisis system
- Penyimpanan data dalam bentuk kertas atau manual menimbulkan resiko yang cukup
   besar, seperti kebakaran, rusak atau bencana alam yang bisa mengakibatkan
   data-data penting itu hilang, sehingga diperlukan sistem yang bisa menyimpan data lebih aman.
- Kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta ada saat dibutuhkan
   (availability) menjadi alasan utama untuk penyediaan informasi yang akurat.

. Anaisis kebutuhan
Data yang dibutuhkan
Data yang dibutuhkan dalam pengembangan Sistem Informasi ini adalah :
- Data Pasien                  : nama pasien, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir, agama, golongan darah.
- Data Dokter               : nama dokter, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir.
- Data Obat                   : nama obat, jenis obat, aturan pakai, harga
- Data Admin/Petugas : nama petugas, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir.
- Data Pemeriksaan      : data pasien, data dokter, keluhan, diagnosa,perlakuan/pemeriksaan, data obat
- Data Biaya                   : data pasien, pemeriksaan, total harga obat



sumber  :
http://haniichan.blogspot.com/

Kamis, 19 April 2018

Sejarah tentang Prabowo Subianto


Sejarah tentang Prabowo Subianto
Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo (yang merupakan begawan ekonomi Indonesia) dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro.[2] Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Prabowo Subianto dinamai menurut Soebianto Djojohadikoesoemo, pamannya yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo.
Masa kecilnya banyak dihabiskan di luar negeri. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Pada tahun 1970, barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang.[3]
Prabowo adalah keturunan Panglima Laskar Diponegoro untuk wilayah Gowong (Kedu) yang bernama Raden Tumenggung Kertanegara III. Prabowo juga terhitung sebagai salah seorang keturunan dari Adipati Mrapat, Bupati Kadipaten Banyumas Pertama.[4] Selain itu, garis keturunannya dapat ditilik kembali ke sultan-sultan Mataram.[5]
Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia.[6][7] Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Ragowo "Didiet" Hediprasetyo[3]. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di ParisPerancis sebagai seorang desainer.[8]

Karier militer

Prabowo mengawali karier militernya pada tahun 1969 dengan mendaftar di Akademi Militer Magelang. Ia lulus pada tahun 1974, satu tahun setelah Susilo Bambang YudhoyonoPresiden Republik Indonesia ke-6.[9]

Operasi di Timor Timur

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Prabowo_in_East_Timor.jpg/220px-Prabowo_in_East_Timor.jpg
Prabowo (kedua dari kiri) saat di Timor Timur.
Pada tahun 1976 Prabowo bertugas sebagai Komandan Pleton Grup I Para Komando Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur, saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Dengan tuntunan Antonio Lobato yang merupakan adik Nicolau Lobato, kompi Prabowo menemukan Nicolau Lobato di Maubisse, lima puluh kilometer di selatan Dili. Nicolau Lobato tewas setelah tertembak di perut saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978.[10]
Pada akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo.[11] Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan.[11]
Prabowo telah terlibat dalam kematian pemimpin kemerdekaan Timor Leste Nicolau dos Reis Lobato pada bulan Desember 1978. Dia juga terhubung dengan pembantaian Kraras di tahun 1983 di Kraras, yang dikenal sebagai desa janda, yang menyebabkan sekitar 300 orang dibunuh oleh tentara Indonesia.[12][13]

Di Kopassus

Pada tahun 1983, Prabowo dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Setelah menyelesaikan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort BenningAmerika Serikat, Prabowo diberi tanggungjawab sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara. Pada tahun 1995, ia sudah mencapai jabatan Komandan Komando Pasukan Khusus, dan hanya dalam setahun sudah menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.[14]

Penyelamatan Mapenduma

Pada tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman.[15] Namun, operasi ini dikritik karena menggunakan lambang Palang Merah pada helikopter putih untuk menipu anggota OPM.[5][16]
Pengibaran bendera di Puncak Everest
Pada tanggal 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim yang terdiri dari anggota KopassusWanadriFPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jenderal TNI Prabowo Subianto.[17] Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Maret 1997 dari PhakdingNepal.

Pengamanan 1998

Sebagai Pangkostrad yang membawahi pasukan cadangan ABRI yang jumlahnya cukup besar pada waktu itu (sekitar 11 ribu prajurit) , Prabowo dimintai pertolongan oleh Panglima Kodam Jaya untuk mengamankan Jakarta yang berada dalam suasana kacau. Permintaan ini dipenuhi Prabowo dengan membantu mengamankan sejumlah bangunan penting, khususnya rumah dinas Wakil Presiden B.J. Habibie di Kuningan.
Meskipun akhirnya perannya ini kemudian menimbulkan kontroversi, namun ia juga mengambil beberapa langkah penting yang menentukan arah reformasi pada waktu itu. Antara lain ia berhasil membujuk Amien Rais untuk membatalkan rencana doa bersama di Monas. Ia juga bertanya kepada Habibie mengenai kesiapannya jika sewaktu-waktu Soeharto turun, apakah siap menjadi Presiden, yang memberi sinyal kepada Habibie untuk bersiap menggantikan Soeharto.
Selain itu pada 14 Mei 1998, Prabowo berinisiatif mengadakan silaturahmi dengan beberapa tokoh reformis seperti Adnan Buyung Nasution, Setiawan Djodi, Rendra, Bambang Widjajanto, dan lain-lain.[23] Ia juga sempat didesak untuk memainkan peran seperti Suharto pada tahun 1965,[24] yang secara tegas ditolaknya karena merasa bahwa masih berada di bagian bawah jenjang protokoler kepemimpinan dalam masa genting, berbeda dengan peran Suharto waktu itu yang memungkinkan untuk mengambil kendali karena kosongnya kepemimpinan TNI selama hilangnya para jenderal. Selain itu, ia menyatakan tidak ingin kudeta terjadi karena hanya akan menimbulkan kudeta-kudeta lainnya.[25]
Prabowo diberhentikan sebagai Pangkostrad pada tanggal 22 Mei 1998 oleh Presiden Habibie karena menggerakan pasukan Kostrad dari berbagai daerah menuju Jakarta di luar komando resmi Panglima ABRI saat itu, Wiranto, sehari setelah Habibie diangkat menjadi Presiden menggantikan Soeharto. Kemudian Prabowo digantikan oleh Johny Lumintang yang hanya menjabat sebagai Pangkostrad selama 17 jam, dan kemudian digantikan oleh Djamari Chaniago.[27] Setelah pemecatan tersebut, Prabowo menemui Presiden Habibie, dan sempat terlibat perdebatan yang sengit. Setelah itu Prabowo menempati posisi baru sebagai Komandan Sekolah Staf Komando (Dansesko) ABRI menggantikan Letjen Arie J Kumaat. Selanjutnya, Prabowo harus menjalani sidang Dewan Kehormatan Perwira. Dalam sidang tersebut, Prabowo disinyalir terlibat dalam penculikan aktivis saat masih menjabat sebagai Danjen Kopassus. 15 Perwira tinggi bintang tiga dan empat mengusulkan ke Pangab Wiranto agar Prabowo dipecat. Hal itu dianggap sebagai akhir karier militer Prabowo.[28] Pembicaraan tersebut dibantah oleh Prabowo.[29] Pada Pilpres 2009 ketika Prabowo dicalonkan sebagai cawapres Megawati, Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, juga membantah bahwa Prabowo dipecat dari Pangkostrad, melainkan diberhentikan dengan hormat.[30][31] Sementara itu pada 2012 dalam acara Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)[32] Prabowo mengakui bahwa dia dipecat oleh Habibie.[33]

https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto 

Sejarah tentang Adolf Hitler


Sejarah tentang Adolf Hitler

Hari ini, 30 April 2010 bertepatan dengan 65 tahun Hitler memutuskan bunuh diri pada tanggal 30 April 1945 , sekaligus sebagai tanda berakhirnya Perang Dunia II di front Eropa. Adolf Hitler memiliki nama buruk dalam sejarah dunia. Ambisi dan keberingasannya sering di sejajarkan dengan penakluk-penakluk besar dari berbagai jaman seperti Atila the Hun , Alexandr The Great, Jenghis Khan dan beberapa penakluk besar dunia lainnya. Tetapi sebenarnya siapakah Hitler?

Asal Usul

Nama keluarga Hitler sebenarnya Schicklgruber , berasal dari nama Marianne Schicklgruber , seorang gadis Austria yang merantau ke Wina untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Di tahun 1837 , dalam usia 41 tahun , Marianne mengandung tanpa suami. Anak yang terlahir kemudian bernama Alois Schicklgruber. Di tahun 1842 , Johann Georg Hiedler menikahi Marianne dan Alois kemudian saat berusia 40 tahun mengadopsi nama Hiedler (yang di eja Hitler).
Spekulasi bahwa Hitler seorang yang berdarah Yahudi berasal dari dugaan bahwa Marianne pernah bekerja sebagai pembantu di sebuah keluarga Yahudi. Anak sang majikan , Leopold Frankerberger (19 tahun) di duga yang menghamili Marianne.
Johann Georg Hiedler adalah seorang pria yang tidak berguna sehingga membuat hidup Marianne makin sengsara. Marianne kemudian meninggal setelah lima tahun kehidupan perkawinannya.  Alois kemudian di adopsi adik dari ayah tirinya , Nepomuk Hiedler , dan kondisi Alois menjadi lebih baik. Alois menikah tiga kali dalam hidupnya , dan di pernikahan ketiga , Alois menikahi cucu dari ayah tirinya , Klara Polzl . Saat itu Alois sudah berusia 48 tahun dan Klara baru berusia 25 tahun. Dari Klara , maka lahirlah Adolf Hitler.

Hitler Muda

Ibunya seorang yang wanita yang sederhana dan menyayangi anaknya. Demikianlah pendapat Hitler. Sementara ayahnya cukup berada , memiliki perpustakaan keluarga yang dilahap oleh Hitler , terutama buku-buku sejarah perang. Hitler kecil sudah memperlihatkan bakat sebagai pemimpin dan sering memimpin teman-temannya dalam setiap permainan. Ketika remaja , Hitler menjadi sangat malas di sekolah dan berprestasi buruk , kecuali untuk bidang kesenian. Di usia ini Hitler sulit untuk bersosialiasi , dia hanya punya seorang teman , Kubizek , yang rela menjadi pendengar setia dari monolog Hitler sepanjang saat. Walau penampilan fisik Hitler tidak meyakinkan , dia sudah memiliki sorot mata yang mengerikan.Hitler banyak menghabiskan masa muda bersama Kubizek , sampai akhirnya lepas kontak dan baru bertemu lagi saat Hitler menguasai Austria.
Hitler mencoba peruntungan ke Wina tetapi gagal menjadi seniman , karena tidak lulus dalam ujian Akademi Kesenian. Di Wina dia menganggur dan menghabiskan waktu dengan percuma. Setelah ibunya meninggal , kehidupan Hitler menjadi lebih suram lagi. Hitler yang ceroboh menghabiskan warisan dan harus hidup seperti gembel yang kelaparan dan mengantri untuk makanan.
Saat dewasa Hitler kabur ke Jerman , menghindar dari wajib militer. Hitler lalu tinggal di Muenchen sampai Perang Dunia I meletus.

Perang Dunia I

Hitler mengabdi untuk Jerman di Resimen 16 Bavaria dan mencapai pangkat terakhir sebagai kopral (gefreiter). Hitler paling tidak telah terlibat dalam beberapa perang penting termasuk Pertempuran Ypres yang merenggut nyawa sebagian besar rekan-rekan Hitler. Karir militer Hitler memang biasa saja tidak mencapai kedudukan yang istimewa. Sebagai orang Austria , juga sulit bagi Hitler untuk di terima di lingkungan militer Jerman walaupun Hitler adalah fanatik Jerman.
Perjanjian Versailles mengejutkan Hitler karena Jerman belum kalah perang tapi sudah “menyerah”.  Hitler menyebut peristiwa ini sebagai Dolchstoßlegende(“dagger-stab legend”), dimana pemimpin sipil menusuk militer Jerman dari belakang, padahal militer Jerman belum kalah bahkan masih menduduki wilayah musuh. Peristiwa Versailles yang benar-benar mengkerdilkan dan menghina Jerman ini akan terus di ingat sampai Hitler berkuasa kelak.
 https://parahyangan.wordpress.com/2010/04/30/65-tahun-kematian-adolf-hitler-30-april-1945/

Kamis, 23 November 2017

Contoh Kasus Pendekatan Sistem yang Memerlukan solusi untuk Pengemabangan Sistem

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah, dan informasi di gunakan dalam membuat keputusan. Informasi di sajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi. Porsi komputer untuk mengolah informasi terdiri dari area aplikasi berbasis komputer-SIA,SIM,DSS, kantor virtual dan sistem berbasis pengetahuan. Kita menggunakan istilah sistem informasi berbasis komputer (computer based information system) atau CBIS, untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer.

Sumber : http://kurniawanharman.blogspot.co.id/2011/11/tugas-sistem-informasi-manajemen-2.html

Masalah yang Sering dihadapi oleh Lembaga Pendidikan Sehingga Membutuhkan SIM



Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh lembaga pendidikan sehingga membutuhkan SIM diantaranya adalah data pendaftaran siswa baru, data alumni atau lulusan, data siswa pindahan, pengelolaan keuangan, kegiatan proses pembelajaran, pengelolaan perpustakaan, administrasi kepegawaian yang meliputi data guru dan karyawan maupun data mutasi guru, kegiatan ekstra dan intra kurikuler siswa, hubungan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi serta hubungan kemitraan dengan dunia usaha dan industri. Dengan adanya SIM (Sistem Informasi Manajemen) maka manajemen pendidikan di sekolah dapat dilakukan dengan lebih mudah terkontrol. Hal ini akan lebih baik jika SIM dirancang sesuai dengan standar Jardiknas. Penggunanan SIM dalam dunia pendidikan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena pesatnya pekembangan tekologi. E-Commerce, E-Government, E-Education, E-Library dll yang berbasis elektronika. Sehingga SIM Pendidikan menjadi faktor penting untuk meningkatkan pelayanan sekaligus penghematan bagi pendidikan dan kini telah menjadi salah satu standar mutu sebuah pendidikan. Otomatisasi/komputerisasi sistem pelayanan dan sistem informasi manajemen merupakan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah ini. Banyak lembaga pendidikan dan pendidikan itu sendiri telah mendapat manfaat dari perkembangan teknologi ini. Dengan kemajuan perkembangan pendidikan di Indonesia, baik dari aspek administrasif atau teknologi, maka proses pelayanan pendidikan di Indonesia dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Untuk mengembangkan mutu pendidikan dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung. Salah satu fasilitas pendukung tersebut adalah aplikasi teknologi informasi dalam bidang sistem informasi manajemen pendidikan. Oleh karenanya lembaga pendidikan dituntut untuk cepat tanggap merespons costumer(peserta didik dan masyarakat) dengan memberikan informasi yang mudah diakses, cepat serta transparan. Solusi sederhananya adalah dengan membuat web blog. Web blog adalah website pribadi yang menampilkan informasi, ide, dokumen maupun link intenet yang gratis. Pada perkembangannya blog juga dapat dijadikan sarana promosi barang atau jasa. Kelebihannya antara lain satu posting blog dapat dibaca oleh pengunjung blog yang tak terbatas dan dapat memberikan respon terhadap posting blog melalui koment yang dapat dituliskan pada blog tersebut. Lembaga pendidikan dapat menekan biaya pembuatan website, aplikasi web serta hal-hal yang rumit tentang HTML yang kurang dipahami oleh staf lembaga pendidikan. Tidak akan ada lagi brosur yang terbuang percuma serta tidak perlu keahlian khusus untuk memposting artikel atau membuat blog. Bila lembaga pendidikan mempunyai modal yang cukup besar bisa ditambah dengan pembuatan website sekaligus aplikasi E-Learning bagi peserta didiknya. Dengan demikian maka informasi yang ditampilkan akan lebih cepat, akurat, efisien serta ekonomis sehingga anggaran dapat digunakan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat.


Sumber : http://kurniawanharman.blogspot.co.id/2011/11/tugas-sistem-informasi-manajemen-2.html


Jumat, 27 Oktober 2017

SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG PADA PT. KALBE FARMA Tbk.

SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG PADA PT. KALBE FARMA Tbk.

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Sistem Informasi Penjualan Barang Pada PT. Kalbe Farma Tbk. OTC Purwokerto. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari sistem yang sedang berjalan khususnya sistem informasi penjualan, mengetahui kendala-kendala yang terjadi dan menganalisa kelemahan-kelemahan, yang selanjutnya merancang sistem informasi yang baru, yang diharapkan dapat mengantisipasi kendala-kendala yang ada sehingga dapat dihasilkan suatu informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sistem yang sedang berjalan terdapat permsalahan 1) Memerlukan waktu yang lama dalam membuat laporan membuat laporan penjualan secara keseluruhan. 2) Banyak memakan waktu dalam mencari data–data atau arsip– arsip yang dibutuhkan. 3) Perhitungan hasil penjualan barang sering tidak tepat nilainya. Sedangkan dengan adanya sistem yang baru maka 1) Pengolahan data lebih cepat dan akurat sehingga tidak diperlukan waktu, tenaga dan pikiran yang berlebih, dengan demikian terjadinya kesalahan dalam transaksi dapat diatasi. 2) Proses pencarian data dan pembuatan laporan lebih cepat dan akurat. 3). Mudah melakukan perubahan data. 4). Sistem pengarsipan lebih rapi, karena disimpan dalam media disk. Pada sistem yang baru mempunyai kelemahan : 1). Membutuhkan biaya operasional yang lebih besar. 2). Memerlukan tenaga ahli dibidang komputer setidaknya bisa mengoperasikan komputer. 3). Memerlukan biaya pemeliharaan atau perawatan tersendiri.
Berdasarkan perbandingan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa : Sistem yang lama mempunyai banyak kekurangan. Sistem yang baru dapat mengatasi permasalahan dan kendala–kendala yang ada pada sistem yang lama dengan kelebihan–kelebihan yang dimiliki oleh sistem yang baru.
PENDAHULUAN
PT. Kalbe Farma Tbk. OTC Purwokerto adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan barang yang saat ini sedang berkembang. Dalam perkembangannya PT. Kalbe Farma Tbk. OTC Purwokerto memerlukan pengaturan manajemen yang baik dan sistem penjualan yang baik pula. Adapun sistem penjualan barang yang ada pada PT. Kalbe Farma Tbk. OTC Purwokerto adalah sebagai berikut :
1. Bagian Penjualan menerima Permintaan Barang oleh pembeli
2. Bagian Penjualan membuatkan Nota Penjualan yang kemudian diberikan kepada Administrasi Cabang 3. Bagian Penjualan membuat Laporan penjualan dan menyerahkan ke Administrasi Cabang
4. Administrasi Cabang menerima Nota Penjualan dan menerima pembayaran dari pembeli kemudian Nota Penjualan lembar 1 diserahkan kepada pembeli Informasi yang berkualitas merupakan suatu hal yang sangat penting bagi suatu organisasi, yang menjadikan informasi sebagai suatu sarana yang mempunyai peranan utama dalam pengambilan keputuan, sebagai dasar untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil. Yang dimaksud dengan informasi yang berkualitas adalah informasi tersebut haruslah akurat (bebas dari kesalahan), tepat pada waktunya dan relevan (bermanfaat untuk pemakainya).
Sistem Informasi penjualan barang yang berbasis komputer yang diterapkan pada suatu toko/perusahaan akan sangat membantu dalam pengolahan datanya, sehingga dapat menghasilkan informasi yang berkualitas. Pada saat ini sistem penjualan barang yang diterapkan masih menggunakan cara manual walaupun, sudah memiliki peralatan komputer. Sehingga dalam pengolahan data penjualan barang PT. Kalbe Farma Tbk. OTC Purwokerto menemui beberapa permasalahanpermasalahan antara lain :
1. Memerlukan waktu yang lama dalam membuat laporan penjualan secara keseluruhan.
 2. Banyak memakan waktu dalam mencari data-data atau arsip-arsip yang dibutuhkan.
 3. Perhitungan hasil penjualan barang sering tidak tepat nilainya.
 Adapun penyebab timbulnya hambatan-hambatan tersebut antara lain adalah:
 1. Dalam pembuatan laporan penjualan terlalu lama disebabkan karena jumlah barang yang begitu banyak.
 2. Penanganan data kurang rapi, karena belum adanya sistem database yang baik, sehingga dalam pencarian data relatif sulit dan lama.
3. Perhitungan hasil penjualan barang sering tidak tepat nilainya karena diperiksa satu persatu secara manual. Mengingat banyaknya jumlah barang yang dijual maka dalam pembuatan laporan memerlukan waktu yang lama, sedangkan informasi yang dibutuhkan harus akurat, relevan dan tepat waktu. Oleh sebab itu sangat diperlukan adanya perubahan dari sistem informasi yang sederhana menuju ke sistem informasi yang berbasis komputer dan software aplikasi sebagai salah satu pendukungnya. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari sistem yang sedang berjalan khususnya sistem informasi penjualan, mengetahui kendala-kendala yang terjadi dan menganalisa kelemahan-kelemahan, yang selanjutnya merancang sistem informasi yang baru, yang diharapkan dapat mengantisipasi kendala-kendala yang ada sehingga dapat dihasilkan suatu informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu.


http://ejournal.amikompurwokerto.ac.id/index.php/telematika/article/view/182